Isi Amaliyah Ramadan, ASN Setda Banyumas Ikuti Pengajian

February 23, 2026

Puluhan pegawai negeri sipil di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas mengikuti pengajian yang disampaikan oleh Gus Enjang Burhanudin Yusuf, pada Jumat (20/2) di Pendopo Si Panji Purwokerto. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya kegiatan Amaliyah Ramadhan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banyumas, Wahyono mengatakan bahwa pengajian Jumat pagi selama Ramadan ini diadakan untuk memperkaya kegiatan Amaliyah Ramadhan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas.

“Kegiatan Amaliyah Ramadhan kali ini merupakan kegiatan pertama dan akan dilaksanakan setiap hari Jumat selama bulan Ramadhan,” katanya.

Pada kesempatan pengajian kali ini, Gus Enjang Burhanudin Yusuf Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam menyampaikan materi dengan tema Ramadan Bulan Penuh Berkah. Menurutnya bulan suci Ramadan bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum istimewa untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, serta membersihkan jiwa dari dosa dan keburukan.

“Tidak heran jika Ramadhan disebut sebagai bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT,” katanya.

Gus Enjang juga menyebut bahwa Ibadah puasa salah satu ibadah yang tidak bisa dipamerkan, seperti ibadah lain seperti sholat, sedekah, haji dan lainya.

“Tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Oleh karena itu, memahami makna Ramadhan secara menyeluruh menjadi penting agar ibadah yang dijalani tidak sekadar rutinitas tahunan, tetapi benar-benar membawa perubahan positif dalam kehidupan,” lanjutnya.

Kondisi tersebut memberikan peluang besar bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan menjauhi perbuatan maksiat. Setiap amal kebaikan yang dilakukan pun akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Dengan menjalankan puasa Ramadhan secara benar, seorang Muslim diharapkan mampu membentuk akhlak yang lebih baik. Nilai kejujuran, empati, dan kepedulian sosial tumbuh seiring dengan kesadaran akan penderitaan orang-orang yang kurang beruntung.

“Semoga Ramadan yang kita jalani tidak hanya membawa keberkahan selama satu bulan, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan yang terus berlanjut sepanjang tahun. Dengan demikian, Ramadan benar-benar menjadi bulan transformasi menuju pribadi yang lebih bertakwa, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama,” pungkas Gus Enjang.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here