INFOPURWOKERTO – Momentum wisuda di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto periode Maret 2026 ini tidak hanya menjadi seremoni akademik semata. Sebanyak 32 lulusan berhasil mencatatkan pencapaian lebih dengan memperoleh sertifikasi kompetensi nasional yang diakui secara resmi. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) UIN Saizu Purwokerto, Miftaakhul Amri dalam keterangannya, usai pelaksanaan Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Wisuda Doktor ke-13, Magister ke-34, dan Sarjana ke-70, Selasa (31/3/2026).
Sidang terbuka senat akademik yang digelar berlangsung khidmat dengan dihadiri pimpinan universitas, dosen, serta para wisudawan dan wisudawati. Prosesi ini menjadi simbol pengukuhan kelulusan mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan tinggi. Wisuda tersebut sekaligus menegaskan bahwa lulusan telah memenuhi standar akademik yang ditetapkan oleh perguruan tinggi. Yang menarik, pada periode wisuda kali ini, penguatan kualitas lulusan tidak hanya dilihat dari capaian akademik, tetapi juga dari aspek profesional. Sebanyak 32 wisudawan dinyatakan sebagai asesi tersertifikasi kompeten oleh LSP P1 UIN Saizu Purwokerto yang telah berlisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Seluruh peserta dinyatakan kompeten, yang berarti telah lolos uji standar nasional sesuai kebutuhan dunia kerja dan industri. Miftaakhul Amri menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi faktor penting di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.
Menurutnya, ijazah akademik saja tidak lagi cukup. Lulusan perlu memiliki bukti konkret atas kompetensi yang dimiliki. “Sertifikasi BNSP menjadi pengakuan resmi bahwa kompetensi lulusan telah diuji secara objektif dan sesuai standar nasional,” ujarnya. Dengan sertifikasi ini, lulusan memiliki keunggulan lebih karena kompetensinya telah tervalidasi secara profesional. Adapun skema sertifikasi yang diikuti para lulusan mencakup berbagai bidang strategis yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, di antaranya Pendampingan UMKM Madya (Manajemen Pemasaran), Public Relation Officer, Trainer dan fasilitator pemberdayaan masyarakat, Funding Sales Representative, Analis Kebijakan Publik dan Tenaga Pendamping Profesional. Selain itu, terdapat pula skema berbasis klaster seperti Pengelolaan zakat Pengembangan soft skills dan Pelaksanaan pembelajaran SDM. Skema ini dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi praktis yang siap diterapkan di dunia kerja.
Dengan adanya sertifikasi kompetensi, lulusan UIN Saizu tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia profesional. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen UIN Saizu Purwokerto dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap perubahan zaman, memiliki kompetensi terukur, siap bersaing di tingkat nasional dan global. Melalui penyelenggaraan wisuda dan sertifikasi kompetensi ini, UIN Saizu kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Integrasi antara pendidikan formal dan sertifikasi profesi menjadi strategi penting untuk menjawab tantangan era globalisasi. Wisuda kali ini menjadi bukti bahwa lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga pengakuan kompetensi yang terstandar secara nasional.
Dengan bekal tersebut, para alumni diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata di masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia
