Sebanyak 1.338 jemaah calon haji Kabupaten Banyumas yang terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter 72-76) resmi dilepas oleh Bupati Sadewo Tri Lastiono di Pendopo Si Panji pada Kamis (30/4/2026). Seluruh jemaah dijadwalkan bertolak dari GOR Satria Purwokerto mulai 14 hingga 16 Mei 2026 menuju asrama haji sebelum terbang ke Arab Saudi.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Banyumas, Nungky Harry Rachmat, merinci komposisi jemaah tersebut dalam laporannya di Pendopo Si Panji. Dari total 1.338 orang, terdapat perbedaan usia yang sangat mencolok di antara para tamu Allah tersebut. Kehadiran jemaah lintas generasi ini menjadi warna tersendiri dalam keberangkatan tahun ini.
“Adapun jemaah tertua atas nama Bapak Sukirno dengan usia 86 tahun dari Kecamatan Kebasen dan jemaah termuda atas nama Nuria Anissa Fatihah usia 18 tahun dari Kecamatan Sokaraja,” ujar Nungky.
Jadwal Keberangkatan Kloter Jemaah Haji Banyumas 2026
Ribuan jemaah ini akan terbagi ke dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 72 hingga 76. Pemerintah Kabupaten Banyumas menjadwalkan keberangkatan mereka secara bertahap pada 14 hingga 16 Mei 2026. Titik kumpul utama prosesi keberangkatan ini berpusat di GOR Satria Purwokerto.
Selanjutnya, Pemkab Banyumas menekankan pentingnya perlindungan bagi jemaah selama di tanah suci. Oleh karena itu, tema ‘haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan’ menjadi prioritas utama pelayanan tahun ini. Petugas haji daerah akan mendampingi seluruh jemaah secara intensif untuk memastikan kenyamanan ibadah.
“Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan bagi kelompok rentan agar seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan nyaman, aman dan bermartabat,” kata Nungky.
Pesan Bupati Sadewo Terkait Keamanan Jemaah
Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberikan instruksi khusus agar jemaah senantiasa waspada terhadap lingkungan sekitar. Beliau meminta jemaah untuk tidak melepaskan atribut identitas demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kedisiplinan jemaah dalam mengikuti instruksi petugas menjadi kunci kelancaran rangkaian ibadah haji.
“Bapak/Ibu yang sudah mendapat panggilan untuk berhaji harus bersyukur, dibarengi dengan sikap istiqomah dan tawadhu’ sebagai tamu Allah, dengan menata dan memantapkan niat serta menjaga hati untuk tulus dan ikhlas,” tutur Sadewo.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan jemaah agar senantiasa memakai gelang barcode dan membawa kartu identitas. Koordinasi antaranggota rombongan juga harus tetap terjaga dengan baik. Terakhir, beliau memohon agar para jemaah mendoakan keselamatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Banyumas dan Bangsa Indonesia.
