Ponpes Darul Ghuroba Al-Hikmah Bersolawat Bersama KH Anwar Zahid, Dihadiri Ribuan Jamma’ah
Pondok Pesantren Darul Ghuroba’ Al-Hikmah sukses menyelenggarakan rangkaian Haflah At-Taudi’ ke-IX pada 8 Juli 2026 yang dilanjutkan dengan acara Ghuroba’ Bersholawat pada 9 Juli 2026. Kedua agenda tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah, terdiri atas para ulama, habaib, tokoh masyarakat, wali santri, santri, serta alumni.
Rangkaian Haflah At-Taudi’ dibuka dengan lantunan sholawat yang dipersembahkan oleh An-Nasyid Ghuroba, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh pembawa acara. Berbagai prosesi wisuda dan khataman menjadi inti kegiatan, di antaranya Khotmu Nadhom Hidayatus Sibyan bagi santri Ibtida’, Khotmu Nadhom Aqidatul Awwam bagi santri Marhalah 1, Khotmu Nadhom Al-Maqshud bagi santri Marhalah 2, Khotmu Juz ‘Amma bagi santri putri Tahfidzul Qur’an, Khotmul Qur’an 30 Juz Bil Ghaib, serta prosesi Muwadda’ah santri kelas III Madrasah Diniyah Darul Ghuroba’.

Suasana semakin semarak saat Ketua Pondok Pesantren Darul Ghuroba’ Al-Hikmah, Ust. Rizki Mubarok, mengumumkan hasil Ujian Akhir Madrasah Diniyah beserta peringkat paralel santri. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan syahadah kepada empat santriwati yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz bil ghaib, yaitu:
- Alfi Nazilatur Rahma (Bandar Lampung)
- Eka Rakhmawati (Wanasari, Brebes)
- Vina Mardiyanti (Margasari, Tegal)
- Faresa Ardani (Tonjong, Brebes)
Apresiasi juga diberikan kepada santri yang menampilkan kemampuan Qiraatul Kutub melalui pembacaan dan sesi tanya jawab kitab Fathul Qorib, yakni M. Fardan Nur Zani (Peringkat 1 Paralel) dan Maulidya Yusfa. Penampilan keduanya mendapat sambutan hangat dari para hadirin. Bahkan, beberapa jamaah secara spontan memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan atas prestasi dan kemampuan mereka. Hal tersebut menjadi bukti keberhasilan Pondok Pesantren Darul Ghuroba’ Al-Hikmah dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, serta tetap berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah dan manhaj salafus shalih.
Menjelang penutupan acara, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ghuroba’ Al-Hikmah, KH. Ridlwan Muwafiq, menyampaikan mau’idzah hasanah kepada seluruh jamaah. Dalam nasihatnya, beliau mengutip perkataan Imam Hasan Al-Bashri:
ما شيء أحب للمرء المسلم من أن يرى ولده ووالده وزوجته وأخاه وحميمه مطيعين لله
“Tidak ada sesuatu yang lebih dicintai oleh seorang muslim daripada melihat anaknya, orang tuanya, istrinya, saudaranya, dan sahabat karibnya semuanya taat kepada Allah SWT.”
Melalui kutipan tersebut, KH. Ridlwan Muwafiq menegaskan pentingnya pendidikan agama sejak usia dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang taat kepada Allah SWT. Menurut beliau, kebahagiaan dan kebanggaan terbesar seorang muslim adalah memiliki keluarga dan lingkungan yang senantiasa istiqamah dalam ketaatan kepada Allah SWT.
Rangkaian Haflah At-Taudi’ ke-IX kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al-Habib Razi bin Hasyim Al-Aydrus, dan seluruh kegiatan berlangsung dengan lancar serta penuh keberkahan.
Keesokan harinya, Kamis (9/7/2026), Pondok Pesantren Darul Ghuroba’ Al-Hikmah kembali menggelar Ghuroba’ Bersholawat sebagai bentuk tasyakuran Haflah At-Taudi’ ke-IX. Acara ini menghadirkan KH. Anwar Zahid, dipimpin oleh Al-Habib Alwi Zahir bin Muhammad Al-Habsy, serta diiringi Grup Hadrah Shoutul Mahabbah dari Pekalongan.
Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Ribuan jamaah memadati area pondok hingga meluber ke sepanjang jalan di sekitar lokasi acara.
Setelah pembacaan Maulid Simthud Durar dan lantunan sholawat, KH. Anwar Zahid menyampaikan mau’idzah hasanah yang menjadi puncak acara. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk meyakini adanya keberkahan (barokah) dalam kehidupan. Beliau mengutip definisi para ulama:
البركة هي ثبوت الخير الإلهي في الشيء
“Barokah adalah tetapnya kebaikan yang merupakan anugerah Allah SWT yang diletakkan pada sesuatu.”
Beliau juga menjelaskan bahwa barokah hanya dapat diperoleh melalui jalan kebaikan, sebagaimana ungkapannya:
البركة زيادة الخير، ولا تكون البركة إلا في الخير، ولا تحصل البركة إلا بالخير، ولا تخرج البركة
إلا من أهل الخير
“Barokah adalah bertambahnya nilai kebaikan. Barokah hanya ada dalam kebaikan, hanya dapat diraih melalui kebaikan, dan muncul dari orang-orang yang gemar berbuat baik.”
Sebagai penguat, KH. Anwar Zahid mengutip hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibnu Abi Juhaifah yang menceritakan para sahabat berlomba mengambil sisa air wudu Rasulullah SAW sebagai bentuk tabarruk (mengharap keberkahan). Menurut beliau, hadis tersebut menjadi salah satu dalil mengenai keberadaan konsep barokah dalam ajaran Islam.
Beliau kemudian mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga keyakinan terhadap keberkahan yang Allah SWT berikan melalui berbagai sebab yang dibenarkan syariat, sekaligus terus memperbanyak amal saleh sebagai jalan meraih keberkahan dalam kehidupan.
Acara Ghuroba’ Bersholawat ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme. Besar harapan agar Haflah At-Taudi’ Pondok Pesantren Darul Ghuroba’ Al-Hikmah dapat terus berkembang dari tahun ke tahun, semakin membawa manfaat bagi umat, serta melahirkan generasi yang unggul dalam penguasaan kitab kuning, Tahfidzul Qur’an, dan akhlak mulia sesuai ajaran salafus shalih.

Untuk informasi dan dokumentasi kegiatan Pondok Pesantren Darul Ghuroba’ Al-Hikmah, masyarakat dapat mengikuti akun resmi:
- TikTok & Instagram: @pp.darulghuroba_alhikmah
- Facebook: Darul Ghuroba’ Alhikmah
- YouTube: Gus Ridlwan Chanel
