Tak Lagi Taruh Nyawa, Anak Sekolah Banyumas Lewati Jembatan Garuda

August 14, 2026
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti foto bersama warga dan aparat TNI-Polri saat peresmian Jembatan Garuda di Desa Darmakradenan Ajibarang.

Ketakutan puluhan anak sekolah di Desa Darmakradenan yang harus bertaruh nyawa menyeberangi derasnya Sungai Tajum kini resmi berakhir. Kehadiran Jembatan Garuda yang baru diresmikan di Dusun Kesal ini langsung mengubah jalur bahaya tersebut menjadi akses aman dan lancar.

Peresmian infrastruktur vital ini berlangsung pada Rabu (13/8/2026). Langkah ini sejalan dengan peluncuran serentak 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual.

Solusi Akses Terisolir dan Jalur Berbahaya

Sebelum jembatan gantung ini berdiri, warga dan anak-anak sekolah harus menyeberangi aliran sungai secara langsung. Saat hujan deras turun, mereka terpaksa memutar jalan yang sangat jauh karena sungai meluap.

Pak Trimanto, warga setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan fasilitas ini. Ia teringat betapa tingginya risiko kecelakaan yang harus dihadapi warga setiap hari.

“Anak-anak sekolah dan warga yang mau ke pasar selama ini lewat jalan setapak di atas kali yang licin saat musim hujan, sangat berisiko kecelakaan,” ujar Trimanto.

Ia menambahkan bahwa jembatan ini menjadi penjelas jalan penghubung antardusun di Kecamatan Ajibarang.

“Sekarang akses anak-anak berangkat sekolah jadi jauh lebih aman dan warga tidak perlu takut lagi saat harus melintas,” ucapnya.

Sinergi Strategis Pemkab dan TNI AD

Khusus di Kabupaten Banyumas, pembangunan Jembatan Garuda tahap III dan IV menyasar empat desa prioritas. Lokasi tersebut meliputi Desa Darmakradenan, Desa Kalibagor, Desa Windunegara, dan Desa Cingebul.

Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Korem 071/Wijayakusuma dan Kodim 0701/Banyumas. Seluruh prajurit TNI dan babinsa telah bergotong royong bersama warga hingga pembangunan selesai tepat waktu.

“Dengan hadirnya Jembatan Garuda ini kami berharap akses pendidikan bagi putra-putri kita menjadi lebih aman dan lancar,” ujar Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti.

Ia juga menegaskan bahwa fasilitas baru ini akan mempercepat distribusi hasil pertanian warga.

“Distribusi hasil pertanian warga dapat berjalan lebih efisien, akses menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah dijangkau, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Darmakradenan dan sekitarnya dapat tumbuh lebih baik,” katanya.

Peresmian jembatan ini dihadiri langsung oleh Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir, serta Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here