Muslimat NU Jawa Tengah Rapatkan Barisan di Purwokerto, Ada Apa?

September 16, 2026
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti memberikan pengarahan di podium pada acara Konsolidasi dan Penguatan Organisasi Muslimat NU Jawa Tengah di Purwokerto.

PURWOKERTO — Pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah menggelar konsolidasi organisasi bersama ribuan kader di Purwokerto, Banyumas, Senin (14/9/2026), untuk memperkuat sinergi penanganan isu sosial keluarga.

Kegiatan Konsolidasi dan Penguatan Organisasi Muslimat NU se-Jawa Tengah tersebut menghadirkan jajaran Pimpinan Pusat Muslimat NU serta Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah. Forum strategis yang digelar di ibu kota Kabupaten Banyumas ini berfokus pada evaluasi efektivitas komunikasi struktur organisasi di semua jenjang.

Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti yang hadir mendampingi pimpinan organisasi dalam acara tersebut menegaskan pentingnya keterbukaan serta kebersamaan antaranggota. Ia menyebut bahwa soliditas internal menjadi fondasi utama keberhasilan pergerakan sosial.

“Kalau kadernya solid, komunikasinya baik dan saling percaya, insyaallah organisasi akan semakin kuat dan mampu menjalankan perannya dengan baik,” ujar Lintarti di hadapan peserta konsolidasi, Senin (14/9/2026).

Ia menambahkan bahwa penguatan komunikasi menjadi kian krusial mengingat kompleksnya persoalan publik saat ini. Keterlibatan aktif Muslimat NU Jawa Tengah sangat dibutuhkan dalam mengawal isu pendidikan, kesehatan keluarga, hingga perlindungan perempuan dan anak.

Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Gedung Muslimat NU Purwokerto menjadi saksi komitmen bersama para kader untuk mempererat koordinasi antarstruktur dari tingkat cabang, anak cabang, hingga ranting. Konsolidasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan membawa dampak nyata hingga struktur terbawah di desa-desa.

“Peran Muslimat NU sangat dibutuhkan karena memiliki jaringan yang sangat dekat dengan keluarga dan masyarakat,” tambah Lintarti.

Melalui jaringan yang menjangkau unit masyarakat terkecil, organisasi ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung program pelayanan publik Pemkab Banyumas. Pemerintah daerah pun mendorong penuh penguatan kolaborasi ini agar penanganan masalah sosial berjalan lebih cepat.

Menutup arahannya pada pertemuan tersebut, Wakil Bupati Banyumas mengajak seluruh elemen kader untuk terus mempererat rasa persaudaraan demi kemajuan daerah.

“Mayuh pada brayan bareng mbangun Banyumas,” tutur Lintarti.

Penulis: Kartika Nur Maulida

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here