Bikin Merinding! Tandu Soedirman Muncul di Purwokerto, Bawa Pesan Ini

September 30, 2026
Peserta menggotong replika tandu Jenderal Soedirman didampingi rombongan berpakaian pejuang dalam Kirab Tandu Soedirman Banyumas di Alun-Alun Purwokerto.

Aksi pembawaan replika tandu Panglima Besar Jenderal Soedirman mendadak menyedot perhatian ribuan warga di Alun-Alun Purwokerto pada Minggu (27/9/2026). Momen bersejarah dalam rangka Kirab Tandu Soedirman Banyumas dan peringatan HUT ke-81 TNI tersebut menghadirkan pesan mendalam dari pimpinan daerah bagi masa depan generasi muda.

Rangkaian kegiatan ini memadukan Kirab Tandu Soedirman Banyumas dengan Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Piala Panglima TNI. Acara ini diselenggarakan oleh Korem 071/Wijayakusuma dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 TNI sekaligus HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan. Sadewo menegaskan bahwa kegiatan ini memuat nilai pendidikan karakter yang sangat berharga.

“Dari baris-berbaris, kita belajar bahwa untuk mencapai tujuan, kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada ketaatan pada aturan, saling mendengarkan, saling menguatkan, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” ujar Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Semangat Gerilya untuk Generasi Muda

Kehadiran replika tandu gerilya menjadi simbol penting dalam penguatan nilai historis. Sadewo mengingatkan peserta bahwa keterbatasan fisik tidak pernah menyingkirkan semangat perjuangan.

“Dalam kondisi sakit parah dan fisik yang sangat terbatas, beliau tetap memilih berjuang bergerilya dengan ditandu. Keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah,” kata Sadewo Tri Lastiono.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono turut menjelaskan alasan di balik kehadiran tandu bersejarah tersebut. Menurutnya, replika tandu dihadirkan untuk menyulut kembali jiwa patriotisme anak muda di Banyumas.

“Tandu-tandu Soedirman ini hadir untuk mengingatkan generasi muda di Banyumas bahwa kita semua adalah ‘cicit-cicit’ dari Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang patut kita teladani,” ujar Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono.

Kedisiplinan Peserta LKBB di Alun-Alun Purwokerto

Sebanyak sembilan kontingen tingkat SMA dan SMK perwakilan dari tiap Kodim bersaing menampilkan formasi baris-berbaris terbaik. Para peserta memperagakan ketaatan instruksi serta kekompakan tim di tengah lapangan Alun-Alun Purwokerto.

Sidik Wiyono menambahkan bahwa ketangkasan PBB membentuk kedisiplinan mental dan kesadaran berorganisasi. Pelatihan ini mengajarkan pemahaman posisi antara pemimpin dan pihak yang dipimpin.

“Lomba ini digelar dengan tujuan untuk melatih tim, melatih masyarakat, dan melatih pemuda untuk berdisiplin, menaati aturan, serta sadar akan posisinya,” pungkas Kolonel Inf Sidik Wiyono.

Melalui kegiatan ini, jajaran Pemkab Banyumas dan Korem 071/Wijayakusuma berharap nilai kebersamaan serta kekompakan terus diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Kartika Nur Maulida

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here