Kecamatan Lumbir Kembali Gelar Festival Kambing

February 19, 2026

Kambing Peranakan Ettawa (PE) dan Jawa merupakan salah satu ternak dwiguna baik daging dan şusu, yang menjadi unggulan di kecamatan Lumbir. Mengingat sudah sejak lama kambing PE dan Jawa ini dikembangkan di wilayah kecamatan Lumbir kabupaten Banyumas. Oleh karenanya Pemerintah Kecamatan Lumbir rutin menggelar festival kambing. Festival Kambing Kecamatan Lumbir kali ini digelar di Desa Kedunggede Senin 16 Februari 2026 diikuti ratusan kambing dari berbagai desa.

Camat Lumbir Wardoyo mengatakan festival kambing sasaranya adalah peternak dan kelompok ternak kambing dengan tujuan mendapatkan bibit Kambing PE dan Jawa yang berkualitas dalam rangka peremajaan.

“Festival ini juga memotivasi dan merangsang peternak untuk memproduksi bibit Kambing PE dan Jawa yang berkualitas untuk meningkatkan nilai jual,” katanya.

Camat Wardoyo menambahkan kategori lomba dan kontes adalah anakan Calon Pejantan PE dan Jawa Tinggi Badan di Bawah 65,9 Cm, Calon Pejantan PE dan Jawa Tinggi Badan 66 sampai 80,9 Cm, Pejantan PE dan Jawa Tinggi badan 81 ke atas, Anakan Calon Betina PE dan Jawa Tinggi Badan di Bawah 65,9 cm, Calon Betina PE dan Jawa Tinggi Badan 66 sampai 80,9 Cm dan Betina PE dan Jawa Tinggi badan 81 Cm keatas.

“Persyaratan ternak kambing PE dan Jawa yang diikutkan dalam festival, berasal dari wilayah Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas, yang dipelihara oleh peternak maupun kelompok yang ada di wilayah Kecamatan Lumbir/bukan ternak dari luar kecamatan Lumbir,” tambahnya.

Syarat tersebut sebagai upaya memperbaiki kualitas dan kuantitas bibit Kambing PE dan Jawa dengan melakukan penjaringan melalui Lomba dan Kontes Kambing.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Kambing tahun 2026. Ia berharap festival tersebut menjadi tonggak awal terwujudnya Kecamatan Lumbir menjadi sentra peternakan kambing di Kabupaten Banyumas.

“Semoga adanya festival ini dapat meningkatkan motivasi bapak/ibu dalam pembibitan dan budidaya kambing sehingga kualitas ternak semakin baik, serta hasilnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Sadewo menambahkan sebagai bagian dari pembangunan daerah, sektor peternakan memiliki nilai yang strategis, guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, yang kebutuhannya semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Selain itu, sektor ini juga menghasilkan beragam produk untuk kebutuhan-kebutuhan lainnya, seperti kotorannya yang berfungsi untuk pupuk. dengan potensi tersebut, maka peningkatan populasi ternak perlu terus dilakukan secara berkesinambungan.

“Dengan Kecamatan Lumbir yang memiliki potensi besar dalam sektor peternakan kambing ini, tentu menjadi peluang bagi kita untuk memaksimalkan dan mengembangkan potensi tersebut. Melalui inovasi, peningkatan kualitas bibit, serta penerapan teknologi modern, kita dapat mewujudkan Kecamatan Lumbir sebagai sentra peternakan kambing dengan skala yang lebih luas lagi. Sehingga kalau ada masyarakat luar yang ingin membeli kambing akan langsung teringat untuk mencari di Kecamatan Lumbir,” pungkasnya.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here