Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat disiagakan untuk memetakan potensi kerawanan sosial, hoaks, hingga risiko bencana alam yang kian kompleks di wilayah Banyumas. Langkah antisipasif ini ditekankan langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat membina para anggota FKDM se-Kabupaten Banyumas di Aula Bakesbangpol, Rabu (22/7).
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan hal tersebut saat memberikan arahan pada Pembinaan FKDM Tingkat Kabupaten dan Kecamatan di Aula Bakesbangpol Banyumas. Menurut Sadewo, dinamika sosial dan perkembangan teknologi informasi menciptakan tantangan yang makin kompleks bagi masyarakat. Oleh karena itu, FKDM Banyumas cegah hoaks dan potensi konflik sosial melalui deteksi dini yang akurat di lapangan.
Sadewo mengingatkan bahwa kewaspadaan dini bertujuan untuk mencegah munculnya gangguan keamanan wilayah Banyumas. Langkah ini bukan upaya untuk mencari kesalahan warga sekitar. Namun, seluruh anggota harus bergerak aktif demi memelihara ketenteraman publik.
“Saya berharap FKDM di tingkat kabupaten maupun kecamatan mampu menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, serta pelaporan yang akurat,” ucap Sadewo.
Mekanisme Pelaporan Berbasis Fakta
Selain ancaman berita bohong, Banyumas juga menghadapi potensi risiko bencana alam serta perubahan ekonomi. Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas membutuhkan informasi yang objektif untuk merumuskan kebijakan yang tepat. Karena itu, anggota FKDM wajib mengumpulkan data berbasis fakta di lapangan.
Selanjutnya, laporan tersebut harus tersaji melalui mekanisme resmi yang telah ada. Sadewo meminta seluruh jajaran terus meningkatkan kapasitas diri dan bijak memanfaatkan teknologi informasi. Dengan demikian, proses deteksi dini dapat berjalan lebih optimal.
“Informasi yang dihimpun harus berdasarkan fakta di lapangan, dianalisis secara objektif, kemudian disampaikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas,” kata Sadewo.
Penguatan Sinergi Lembaga Daerah
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bakesbangpol Banyumas Eko Heru Surono menyampaikan bahwa pembinaan ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pihaknya terus memacu profesionalisme anggota agar mampu merespons potensi kerawanan secara cepat.
Eko mengapresiasi komitmen para peserta yang hadir menjaga kondusivitas Banyumas. Ia menyebut tugas kewaspadaan dini sebagai bentuk kepedulian sosial yang tinggi.
“Tugas yang diemban FKDM adalah tugas mulia yang membutuhkan keikhlasan, kepekaan sosial, serta kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan,” ungkap Eko Heru Surono.
