Praktik sewa uang mencekik yang menjerat para pedagang pasar di Banyumas kini tinggal menghitung hari. Pemerintah Kabupaten Banyumas menyiapkan skema pembiayaan sehat bernama Program Koperasi Masuk Pasar yang bakal resmi bergulir mulai September mendatang.
Peluncuran Resmi di Festival Pasar Rakyat
Kepala DKUKMP Kabupaten Banyumas, Gatot Eko Purwadi, menegaskan bahwa Koperasi Masuk Pasar Banyumas hadir sebagai jawaban atas keresahan pedagang. Pihaknya merancang program ini secara matang agar mampu mengikis dominasi penyedia pinjaman ilegal yang membebankan bunga tinggi.
Langkah strategis tersebut akan bertepatan dengan momen Festival Pasar Rakyat. DKUKMP Banyumas merencanakan peluncuran program ini secara terbuka kepada publik pada September 2026 mendatang.
“Kami berharap koperasi mampu menjadi solusi pembiayaan yang sehat bagi pedagang pasar sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap rentenir serta memperkuat peran koperasi di sektor riil,” kata Gatot saat memberikan keterangan pada Resepsi Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Elsotel Purwokerto, Kamis (6/8/2026).
Penguatan Sokoguru Ekonomi Rakyat
Pemerintah daerah menilai penguatan sektor riil di pasar tradisional menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi warga. Kehadiran lembaga keuangan yang transparan akan membantu pedagang mengembangkan kapasitas usaha secara berkelanjutan.
Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, menyambut positif langkah dinas terkait. Ia menekankan bahwa keberhasilan gerakan ini tidak sekadar bergantung pada formalitas pembentukan lembaga.
“Keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah koperasi, tetapi bagaimana koperasi mampu tumbuh menjadi lembaga yang sehat, profesional, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi anggotanya,” tegas Dwi Asih Lintarti saat membuka acara.
Apresiasi Tokoh dan Penggerak Koperasi
Selain pengumuman program pembiayaan pasar, Pemkab Banyumas memanfaatkan momentum Harkopnas ke-79 untuk memberikan apresiasi kepada penggiat ekonomi kerakyatan. Sejumlah koperatif dan tokoh lokal menerima penghargaan atas dedikasi mereka memajukan ekonomi daerah.
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Anggota DPRD Danan Setiyanto, dan Kepala DKUKMP Gatot Eko Purwadi menyerahkan langsung penghargaan tersebut. Penerima penghargaan mencakup berbagai kategori, seperti Koperasi Penggerak UKM Pedagang Pasar, Petani Milenial Berkoperasi, hingga Kepala Desa Motivator Pengembangan Produk Gula Kelapa.
Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap kolaborasi ini memperkuat sinergi antara pemerintah, pengurus lembaga, dan pelaku usaha. Langkah nyata ini menjamin koperasi tetap menjadi motor penggerak utama kesejahteraan masyarakat Banyumas.
