Puluhan juta rupiah dana tunai beserta ribuan bibit komoditas unggulan resmi masuk ke wilayah perbatasan Banyumas pada Jumat (18/9/2026). Program pendorong ekonomi ini menyasar langsung kelompok keluarga rentan agar mereka mampu keluar dari jerat kemiskinan ekstrem.
Rincian Bantuan Ekonomi Produktif
Pemerintah Kabupaten Banyumas memusatkan penyaluran bantuan CSR Banyumas tersebut di Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen. Dalam kegiatan yang berlangsung Jumat pagi itu, BAZNAS Kabupaten Banyumas mengucurkan dana segar senilai Rp10.000.000 untuk mendukung usaha produktif warga.
Selain modal tunai, PT Sinar Tambang Arthalestari (Semen Bima) turut menyalurkan 2.000 batang bibit kopi arabika serta 1.500 batang bibit alpukat. Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga membagikan ratusan bibit durian bawor, durian duri hitam, albasia, hingga kelapa genjah ke beberapa desa perbatasan lain.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyumas, Eko Heru Surono, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan wawasan kebangsaan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam pengembangan dan pemantapan ketahanan ekonomi yang memperkuat ketahanan nasional, wawasan kebangsaan dan kondusivitas wilayah,” ujar Eko Heru Surono.
Eko menambahkan bahwa aksi nyata tersebut berfokus pada empat sasaran utama daerah.
“Serta mendukung Program Trilas, khususnya dalam pengurangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, penurunan stunting, serta peningkatan swasembada pangan,” kata Eko Heru Surono.
Instruksi Ketat Bupati Sadewo
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, turun langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan warga di lokasi acara. Sadewo menilai posisi wilayah perbatasan sangat strategis sehingga memerlukan perhatian lintas sektor.
“Kita menyadari, masih terdapat sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sarana pendukung kegiatan ekonomi, produktivitas masyarakat yang perlu terus ditingkatkan, serta potensi lokal yang belum sepenuhnya dimanfaatkan,” tutur Sadewo Tri Lastiono.
Sadewo pun mewanti-wanti seluruh warga penerima manfaat agar menjaga serta merawat bantuan tersebut dengan maksimal. Bupati menegaskan bahwa bibit tanaman dan modal usaha harus menjadi pemicu kemandirian ekonomi jangka panjang, bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan sesaat.
Melalui sinergi bersama BAZNAS, OJK, BPJS Ketenagakerjaan, serta sektor swasta, Pemkab Banyumas optimistis ekonomi warga perbatasan akan bangkit secara berkelanjutan.
