Forum Anak Banyumas bersama Youth Advisory Banyumas sukses menggelar puncak acara Banyumas Kids Take Over (BKTO) 2025 di Aula OJK Purwokerto. Rangkaian utama kegiatan, yakni Take Over dan Talkshow Bincang Anak, menghadirkan ruang partisipasi luas bagi anak-anak untuk berinteraksi langsung dengan para pemangku kebijakan di Kabupaten Banyumas.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Kepala Yayasan Mino Martani, Kemenag, Cabang Dinas 10, Bappedalitbang, Dinas Kominfo, serta Kepala Kantor OJK Purwokerto Harramain Billady. Sebanyak 210 peserta ikut meramaikan kegiatan, terdiri dari perwakilan siswa SD, SMP, SMA, santri, hingga siswa SLB B.
Suasana semakin semarak lewat penampilan seni dari para peserta. Anak-anak disabilitas dari SLB B Yakut menyajikan tarian memukau, disusul penampilan Teater Harapan Anak dari Teater Kanvas SMK Negeri 1 Purwokerto yang berhasil memikat perhatian seluruh tamu undangan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti menyampaikan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya BKTO yang kini memasuki tahun ketiga sejak dimulai pada 2021 dengan tema “My Day. My Rights.”
Ia menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang aktualisasi bagi anak-anak Banyumas.
“Tema ini sangat tepat, karena menegaskan bahwa anak memiliki hak untuk didengar, dihargai, dan diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam setiap proses yang menyangkut diri dan masa depannya,” ujarnya.
Menurutnya, melalui Banyumas Kids Take Over, anak-anak diberikan kesempatan unik dan edukatif untuk mengambil alih peran-peran strategis di pemerintahan. Dan ini sarana pembelajaran yang sangat baik untuk memperkenalkan berbagai profesi yang mungkin ingin dicita-citakan oleh anak-anak kita.
Wakil Bupati juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi generasi muda.
“Ketika anak diberikan kepercayaan untuk menyampaikan gagasan, kita sedang menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang mandiri, kritis, dan bertanggung jawab. Hari ini adalah hari kalian. Hak kalian. Waktu kalian untuk didengar,” ungkapnya.
Ia menutup sambutan dengan harapan agar BKTO dapat menjadi agenda tahunan yang terus memberi manfaat bagi anak-anak di Banyumas.
Puncak acara semakin hidup dengan sesi Talkshow Bincang Anak yang menghadirkan perwakilan peserta take over dari berbagai profesi, seperti Ketua DPRD, Damkar, RRI, dan Jurnalis. Mereka berbagi pengalaman mengenai peran yang diambil, tantangan yang ditemui, serta pembelajaran selama menjalankan tugas dalam BKTO 2025. Suasana talkshow berlangsung hangat, penuh inspirasi, dan memberi motivasi kepada seluruh peserta.
Pada sesi utama, Danis, yang menjabat sebagai Bupati Banyumas versi Kids Take Over, membacakan Hasil Rekomendasi BKTO 2025 kepada para pejabat yang hadir.
“Kami berharap hasil rekomendasi bisa didengar, dipertimbangkan, dan diwujudkan,” ungkap Danis.
Kegiatan ditutup dengan lantunan jingle anak, meninggalkan kesan positif dan penuh semangat bagi seluruh peserta. BKTO 2025 bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah penting bagi anak-anak untuk belajar, menyampaikan aspirasi, serta melatih kepemimpinan sejak dini.
