Kendalikan Harga Bapokting Banyumas Jelang Lebaran, Bupati dan Wakil Bupati Pantau Pasar Hingga SPBU

March 20, 2026

PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas mengerahkan tim gabungan untuk memantau arus mudik dan stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) di berbagai lokasi strategis mulai dari pasar tradisional hingga fasilitas energi seperti SPBU pada Selasa (17/3/2026). Bupati Sadewo Tri Lastiono menegaskan pengawasan ketat ini bertujuan menjaga daya beli warga di tengah lonjakan harga cabai merah keriting dan daging ayam yang merangkak naik.

Daftar Harga Komoditas Terbaru

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengonfirmasi adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas pangan utama. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga daging sapi saat ini mengalami kenaikan sekitar Rp10 ribu per kilogram.

Selain itu, kenaikan tajam terjadi pada harga cabai rawit hari ini yang menyentuh angka Rp110 ribu per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam terpantau berada di angka Rp44 ribu per kilogram dan cabai merah keriting seharga Rp50 ribu per kilogram.

Meskipun terjadi lonjakan, Sadewo menegaskan bahwa fenomena ini bersifat sementara akibat dinamika pasar. Ia pun meminta masyarakat tidak perlu panik secara berlebihan mengenai ketersediaan barang di pasar tradisional.

“Untuk cabai memang naik turunnya fluktuatif sekali. Menurut pengepul, kemungkinan besok sudah turun lagi. Tapi kami pastikan untuk ketersediaan aman,” ujar Sadewo Tri Lastiono.

Stok Pangan Lebaran Banyumas Dijamin Aman

Pemerintah Kabupaten terus berupaya menjaga agar stok pangan lebaran Banyumas tetap mencukupi hingga hari raya tiba. Selain memantau pasar, pemerintah juga mengecek titik distribusi energi seperti SPBU dan SPBE di wilayah Kaliori.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan rantai pasok kebutuhan pokok tidak terhambat oleh masalah teknis maupun transportasi. Pihak pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan TNI-Polri guna menjaga stabilitas situasi di lapangan.

Oleh karena itu, pengawasan ketat terhadap kenaikan harga daging sapi dan bahan pokok lainnya akan terus dilakukan secara berkala. Fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil menjelang Idul Fitri 1447H.

Mitigasi Kendala di Jalur Mudik

Di sisi lain, Pemkab Banyumas telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk bergerak cepat menangani aduan infrastruktur. Pos darurat khusus telah disiapkan untuk menindaklanjuti laporan mengenai kerusakan jalan di jalur-jalur vital.

“Jadi nanti kalau ada aduan mengenai jalan yang rusak, langsung ditambal,” ujar Sadewo.\

Kesiapan ini juga mencakup antisipasi dampak musim pancaroba yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang di jalur mudik. Tim di lapangan bahkan telah menyiagakan peralatan berat untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

“Sampai senso pun disiapkan, karena memang kan ini masih musim pancaroba. Jadi kalau ada pohon-pohon tumbang bisa langsung tertangani,” ucapnya lagi.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here