HUT-26 Dharma Wanita Persatuan, Sekda Banyumas : DWP Miliki Banyak Peran Strategis

December 13, 2025

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie menuturkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki banyak peran strategis dalam mendorong Indonesia Emas 2045. Pasalnya, ketika berbicara mengenai Indonesia Emas 2045, berarti berbicara mengenai generasi yang cerdas, unggul, berakhlak baik, kuat mental, dan siap menghadapi tantangan global.

Menurut Agus, generasi seperti itu, tidaklah lahir secara tiba-tiba, melainkan tumbuh dari pendidikan keluarga yang hangat, penuh keteladanan dan dipenuhi nilai-nilai kebaikan, yang sebagian besar dibentuk melalui tangan lembut seorang ibu.

‘’Di sinilah peran DWP menjadi sangat strategis. Melalui organisasi ini, ibu-ibu memiliki ruang untuk saling belajar, saling menguatkan, dan saling menginspirasi dalam menjalankan peran sebagai pendamping suami sekaligus pendidik utama bagi anak-anak,’’ungkapnya saat memberikan sambutan pada perayaan HUT ke-26 DWP tingkat Banyumas pada, Senin (8/12/25) di Pendopo Si Panji Purwokerto.

Agus beranggapan banyak kebijakan pemerintah yang akan berhasil ketika keluarga-keluarga ASN kuat, banyak program pembangunan yang akan memberikan hasil optimal jika tumbuh dari rumah tangga yang harmonis. karena itu, DWP bukan sekadar organisasi pendamping, tetapi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.

‘’Tentunya hal ini selaras dengan tema yang dibawa pada tahun ini ‘peran strategis Dharma Wanita Persatuan dalam pendidikan anak bangsa untuk Indonesia Emas 2045. Tema ini sangat tepat, karena masa depan bangsa sesungguhnya sedang ditentukan hari ini, mulai dari rumah masing-masing, melalui cara mendidik dan membentuk karakter anak-anak,’’ucapnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua DWP Banyumas, Wahyu Pancaningsih Agus Nur Hadie. Menurutnya, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2025 setiap anak harus tumbuh dalam keluarga yang memberikan asih,asuh dan asah yang baik.

‘’Asih itu kasih sayang, asuh yaitu nutrisi dan perawatan dan asah yan berarti simulasi dan pendidikan yang cukup,’’ujarnya.

Menurutnya,DWP memiliki posisi yang stratgeis dalam membentuk fondasi Indonesa masa depan, melalui keluarga yang dibina dengan baik, nilai-nilai keluarga yang ditanamkan serta keteladanan yang dihadirkan.

‘’Peran kita sebagai istri, ibu dan anggota organisasi bukanlah peran yang kecil. Justru dari tangan perempuanlah karakter bangsa dibentuk. Dari rumah yang harmonis, lahirlah anak-anak yang berintegritas, dari ibu yang cerdas dan berdaya tumbuh generasi yang siap bersaing secara global,’’ tegasnya.

Melalui DWP, ia meyakini, banyak pembelajaran yang memberikan makna besar terhadap peran startegsi seorang wanita.

‘’Kita belajar untuk tidak sekedar hadir, tetapi turut mengambil peran. Tidak hanya mengikuti zaman, namun ikut membentuk arah peradaban,’’ujarnya.

Pada HUT ke-26 DWP, Ia juga berharap DWP Kabupaten Banyumas dapat semakin guyub dan semakin meningkatkan kolarobasi bersama Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, khususnya di wilayah Banyumas.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here