Inovasi Dindukcapil Kabupaten Banyumas, Administrasi Kependudukan Kini Dapat Dilakukan di Desa dan Kelurahan

July 15, 2025

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pada tingkat yang paling dasar, yakni desa dan kelurahan, Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui gagasan inovasi Kepala Dinas Dindukcapil Hirawan Danan Putra melaunching pelayanan administrasi kependudukan “KUDILANDEPMAS” (Kudu Dadi Pelayanan Adminduk Terdepan di Kabupaten Banyumas).

Launching dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie pada Kamis (10/7/25) di Hall Surya Yudha Hotel Purwokerto.

Sekda Agus menuturkan dalam konteks administrasi kependudukan, kehadiran layanan adminduk di tingkat desa dan kelurahan menjadi trobosan penting untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat,gratis dan zero kilometer bagi masyarakat.

“Inovasi ini merupakan bukti nyata kepedulian dan menjadi tonggak penting dalam mendekatkan pelayanan ke masyarakat,” ucapnya.

Ia mengaku pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh hadirnya inovasi ‘KUDILANDEPMAS’ dan berharap inovasi tersebut tidak hanya berhenti pada peluncuran saja, melainkan dapat berjalan dengan baik kedepannya

Oleh karenanya pada kesempatan tersebut pula dilakukan bimbingan teknis pelayanan adminduk di tingkat desa dan kelurahan yang diikuti oleh 331 pesera operator SIAK.

“Selepas bimtek ini, Saya harap inovasi ini benar-benar diterapkan di lapangan, dijalankan secara konsisten dan dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata dan sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ucapnya.

Hirawan menuturkan, untuk konsep pelayanan, masyarakat tidak perlu datang ke kecamatan atau ke Dindukcapil ketika mengurus administrasi kependudukan tetapi cukup di masing-masing desa/kelurahan. Nantinya desa/kelurahan yang akan mengirimkan dokumen pemohon ke operator Dindukcapil.

“Di Dukcapil, maka dikerjakan prosesnya, diverifikasi, lalu akhirnya jadi dokumennya, kita kirim ke email desa. Desa nanti menghubungi pemohonnya ataupun menyerahkan kepada pemohonnya terkait dengan dokumen yang dimohonkan oleh warga desanya masing-masing,” jelasnya.

Ia mengaku setelah dibukanya loket pelayanan di desa, antrian pelayanan di Dindukcapil menjadi berkurang.

“Tentunya inovasi ini memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat dan tidak berbiaya,” ungkapnya.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here