Tembus 90 Orang, Korban Tribun Ambruk GOR Satria Membludak di 11 RS

July 28, 2026
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono sedang menjenguk penonton korban tribun ambruk GOR Satria yang terbaring di ranjang rumah sakit.

Jeritan ribuan penonton Kejurnas Drift Seri ke-3 seketika mencekam saat  tribun VIP GOR Satria Purwokerto roboh mendadak. Insiden tragis pada Minggu (26/7/2026) ini melukai 90 orang, hingga memaksa puluhan unit ambulans bergerak cepat melarikan korban ke 11 rumah sakit di seluruh wilayah Banyumas.

Sebaran Korban dan Penanganan Medis Darurat

Penanganan darurat pasca-kejadian langsung menjadi fokus utama Pemkab Banyumas. Berdasarkan data resmi Sekretariat Daerah per Senin (27/7/2026) pukul 12.00 WIB, tim medis telah menangani total 90 korban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 orang menjalani rawat jalan, 40 orang menjalani rawat inap, dan 1 orang masih berada dalam pemantauan observasi medis.

Pihak RS Orthopaedi Purwokerto menampung jumlah penanganan terbanyak dengan total 26 korban. Sementara itu, RS Wijaya Kusuma merawat 21 korban. Sejumlah rumah sakit lain seperti RS JIH Purwokerto, RS Elisabeth, RS Geriyatri, hingga RSUD Banyumas turut menerima rujukan pasien.

Sistem evakuasi bergerak masif sejak menit pertama pasca-kejadian. Lebih dari 20 unit armada ambulans langsung mengerahkan personel untuk mengangkut para penonton dari lokasi kejadian menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Bupati Banyumas Tinjau Rumah Sakit dan Dorong Investigasi Hukum

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, turun langsung menjenguk para korban di sejumlah rumah sakit. Kepala daerah mendatangi ruang perawatan bersama perwakilan panitia penyelenggara dan jajaran Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk memastikan kualitas penanganan medis.

“Dari hasil kunjungan, komunikasi dengan korban, keluarga, dan pihak rumah sakit, kami memastikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur kesehatan yang berlaku,” ujar Sadewo Tri Lastiono.

Sadewo menegaskan bahwa penanganan keselamatan warga menjadi prioritas paling mendesak saat ini. Selain memastikan pemulihan korban, Pemkab Banyumas menyerahkan seluruh proses penyelidikan insiden ini kepada aparat penegak hukum.

“Kami menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak yang berwenang. Saya telah meminta panitia penyelenggara untuk kooperatif dan memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan agar penyebab kejadian ini dapat diketahui secara jelas,” tegas Sadewo.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here