Sebanyak 22 musisi terbaik yang tergabung dalam kontingen LPPD Banyumas resmi bertolak menuju ajang PESPARAWI Nasional 2026 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, setelah dilepas dari halaman Pendopo Si Panji Purwokerto pada Rabu (17/6/2026). Tim yang berstatus sebagai juara bertahan tingkat Provinsi Jawa Tengah ini siap berburu prestasi tertinggi pada kompetisi paduan suara gerejawi berskala nasional tersebut.
Staf Ahli Bupati, Arif Triyanto, hadir mewakili Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono untuk melepas secara resmi 22 anggota delegasi. Mereka dijadwalkan bertanding dalam kompetisi paduan suara tersebut yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 28 Juni 2026.
Target Juara LPPD Banyumas
Sebelum melaju ke tingkat nasional, tim ini telah mengukuhkan posisi sebagai salah satu yang terbaik di tingkat regional. Keberangkatan mereka menuju Papua Barat merupakan buah manis dari prestasi gemilang pada kompetisi sebelumnya di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, seluruh anggota tim kini membawa optimisme tinggi untuk mengulang kesuksesan serupa di level yang lebih tinggi.
Ketua Umum LPPD Kabupaten Banyumas, Pendeta Dr. Febe Rustini, M.Pd.K, mengungkapkan bahwa ajang ini memiliki arti yang sangat mendalam bagi para peserta.
“Kami dari Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Banyumas, akan berangkat ke Manokwari mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) ke-XIV tingkat Nasional Tahun 2026, karena kami telah berhasil menjadi juara PESPARAWI Jawa Tengah di Wonogiri th 2024,” ujar Pendeta Dr. Febe Rustini, M.Pd.K.
Beliau juga menambahkan bahwa delegasi kali ini akan berfokus penuh pada kategori yang mereka kuasai.
“Tim kami ada 22 orang yang akan mengikuti dua mata lomba yaitu Vocal Grup dan Musik Pop Gereja,” lanjut Pendeta Dr. Febe Rustini, M.Pd.K.
Pesan Bupati Sadewo Tri Lastiono
Pemerintah Kabupaten Banyumas memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan oleh seluruh tim. Melalui sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan bahwa kontingen ini memikul tanggung jawab besar sebagai representasi daerah. Meskipun demikian, pemerintah daerah berharap agar para peserta tetap bertanding tanpa beban agar mampu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.
Dalam sambutan yang dibacakan tersebut, Bupati menitipkan pesan penting mengenai esensi sejati dari kompetisi berskala nasional ini.
“Kompetisi ini bukan hanya sebatas untuk meraih prestasi. Lebih dari itu, ini adalah wadah untuk mempererat persaudaraan, membangun karakter, dan memperkokoh nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman bangsa Indonesia,” ujar staf ahli Bupati Arif Triyanto saat membacakan pesan tertulis.
Bupati juga meminta agar para delegasi mampu menjaga nama baik daerah asal selama berinteraksi dengan kontingen lain.
“Jadilah duta-duta Banyumas yang mampu menunjukkan kualitas, integritas, dan keramahan masyarakat Banyumas, karena nantinya disana kalian akan bertemu peserta lain dari seluruh penjuru Indonesia,” pungkas staf ahli Bupati Arif Triyanto.
