Universitas Terbuka Purwokerto Memiliki 2 Program Studi Jenjang Doktor (S3), Ini Syarat Pendaftarannya

December 24, 2024

Sejarah Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka

Secara resmi Universitas Terbuka telah mendapatkan izin untuk melaksanakan Program S3 dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) atau yang sebelumnya disebut Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) sejak Tahun 2019 lalu.

Program Studi Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka

Sekolah Pascasarjana UT memiliki dua program studi pada jenjang doktor yaitu Doktor Ilmu Manajemen (DIM) dan Doktor Administrasi Publik (DAP).

Rincian Biaya Program Studi Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka

Biaya pendidikan terdiri dari biaya tes masuk, uang kuliah semester IVIII, registasi ujian sidang TAPD, registrasi lewat masa studi, registrasi mata kuliah ulang, registrasi ujian sidang TAPD ulang, wisuda/UPI/pengambilan ijazah dan penggantian kartu mahasiswa.

 

Persyaratan Calon Mahasiswa

Calon Mahasiswa yang berhak mendaftar program Doktor Ilmu Manajemen (DIM) ialah lulusan dari bidang minat: Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, dan Manajemen Sumber Daya Manusia atau Magister (S-2) dari berbagai bidang ilmu.

Sementara pada program Doktor Administrasi Publik (DAP) merupakan lulusan Magister (S-2) dari program studi atau bidang profesi yang relevan.

Langkah Mendaftar Program Doktor Universitas Terbuka

1. Pengisian data pribadi dan pengunggahan dokumen persyaratan calon peserta. Pendaftaran sebagai mahasiswa baru melalui website https://admisi-sia.ut.ac.id

2. Verifikasi Berkas Pendaftaran oleh pihak UT

3. Pembayaran billing tes masuk

4. Tes masuk yang terdiri atas: Tes Potensi Akademik (TPA), TOEFL/TOEP, Tes Substansi, dan Wawancara.

5. Wawancara: calon mahasiswa mengikuti wawancara tentang usulan penelitian, motivasi dan kesiapan belajar pada sistem belajar jarak jauh.

6. Program Matrikulasi : Bila lulus tes masuk, maka calon mahasiswa akan mengikuti program matrikulasi selama 1 (satu) semester, dan apabila mahasiswa tersebut merupakan lulusan S2 prodi magister UT dalam 3 (tiga ) tahun terakhir dan telah lulus mata kuliah yang sama dengan nilai A maka mahasiswa tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat lulus matrikulasi.

7. Validasi Data Pribadi: Bila lulus program matrikulasi, UT akan melakukan validasi data. Calon mahasiswa resmi terdaftar sebagai mahasiswa UT dan mendapatkan NIM.

8. Cetak KTMS: Lakukan cetak Kartu Tanda Mahasiswa Sementara (KTMS) untuk mahasiswa baru UT.

9. Proses Registrasi Mata Kuliah: Mahasiswa baru melakukan registrasi matakuliah sesuai dengan program yang ditempuh.
10. Pelunasan Billing Registrasi Matakuliah: Mahasiswa melakukan pembayaran billing registrasi matakuliah pada Bank atau Mitra UT. 11. Office 365: Mahasiwa mendapatkan email ecampus dan akses Office 365, dengan format: username: nim@ecampus.ut.ac.id Password:[Utddmmyyyy [Tanggal Lahir][Bulan Lahir][Tahun Lahir]

Sistem Pembelajaran Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka

Sekolah Pascasarjana Universitas Purwokerto menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS) yang merupakan beban studi yang harus diselesaikan dalam satu program. Setiap mata kuliah diberi bobot antara 2-6 SKS. Satu semester adalah satuan waktu kegiatan belajar selama kurang lebih 16 minggu.

Pada Sekolah Pascasarjana (UT), 1 (satu) sks setara dengan 3 (tiga) modul bahanajar cetak. Satu modul terdiri atas 40 – 50 halaman, sehingga bahan ajar dengan bobot 3 (tiga) sks berkisar antara 360 – 450 halaman, tergantung pada jenis mata kuliahnya. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan membaca dan memahami rata-rata mahasiswa adalah 5-6 halaman per jam sehingga untuk membaca bahan ajar dengan bobot 3 (tiga) sks diperlukan waktu sekitar 75 jam (360-450 halaman dibagi 5-6 halaman). Apabila 1 (satu) semester mempunyai waktu 16 minggu, maka waktu yang diperlukan untuk membaca bahan ajar dengan bobot 3 (tiga) sks adalah 75 jam dibagi 16 minggu atau kurang lebih 5 (lima) jam per minggu.

Keunggulan Program Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka

Bedanya dibanding Program S3 di Perguruan Tinggi lainnya, Program S3 yang ditawarkan melalui UT Banjarmasin berbasis daring, artinya tak ada aktivitas bimbingan, tutorial atau ujian secara bertatap muka langsung dengan profesor pembimbing selama menjalani Program S3.

Mengikuti Program S3 berbasis daring di UT  tentu memiliki nilai plus karena peserta program bisa mengikuti program dan meraih gelar Doktornya tanpa terbatas ruang dan lokasi, artinya peserta tidak terkekang harus bertemu dan bertatap muka secara langsung di lokasi tertentu seperti konsep perkuliahan konvensional.

Secara konten akademik, masyarakat juga tidak perlu khawatir karena meski berbasis daring, UT sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tak hanya sudah di akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tapi juga oleh International Council for Open and Education (ICDE).

 

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here