KDKMP Siap Beroperasi, Bantuan Mobil Koperasi Tahap II Mulai Masuk Desa

May 7, 2026
Prosesi pelepasan bantuan mobil operasional tahap II Mahindra untuk Koperasi Desa Merah Putih oleh Bupati Banyumas dan TNI di halaman Kodim 0701.

Banyumas – Sejumlah desa di Banyumas kini siap menjalankan unit bisnis mandiri setelah menerima bantuan mobil operasional tahap II yang diserahkan langsung oleh Bupati Sadewo Tri Lastiono, Rabu (6/5/26). Dengan hadirnya armada pick up ini, koperasi desa seperti di Desa Kaliori dipastikan segera beroperasi penuh pada 16 Mei 2026 untuk melayani penjualan gas hingga komoditas pertanian.

Bantuan unit pick up Mahindra ini merupakan kelanjutan dari program penguatan infrastruktur ekonomi desa. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menuntaskan pendistribusian tahap I. Pada fase awal tersebut, sebanyak 30 unit truk Hino resmi diserahkan kepada KDKMP yang telah menyelesaikan proses pembangunan fisiknya.

Sinergi Infrastruktur Koperasi Desa

Penyerahan armada kali ini berlangsung di markas Kodim 0701 Banyumas pada Rabu (6/5/26). Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyerahkan unit tersebut secara simbolis bersama Danrem 071 Wijayakusuma, Kolonel Inf. Lukman Hakim. Selain itu, Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf. Edward Samosir, turut mendampingi prosesi penyerahan kepada para kepala desa.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan KDKMP memiliki fasilitas transportasi yang mumpuni. Armada pick up akan menjangkau wilayah pelosok yang sulit dilalui kendaraan besar. Hal ini sangat vital untuk mengambil hasil pertanian maupun mendistribusikan produk-produk koperasi secara lebih lincah.

Danrem 071 Wijayakusuma, Kolonel Inf. Lukman Hakim, memberikan penekanan khusus terkait fungsi teknis armada ini. “Mobil pick up yang didistribusikan ditujukan untuk menunjang operasional KDKMP yang digunakan untuk masuk ke pelosok-pelosok,” ujar Lukman Hakim.

Kesiapan Operasional Serentak

Pemerintah menjadwalkan operasional penuh seluruh unit KDKMP pada pertengahan Mei mendatang. Oleh karena itu, pengelola koperasi kini fokus mematangkan persiapan teknis di lapangan. Seluruh armada baru boleh meluncur ke jalan setelah agenda peluncuran nasional terlaksana.

“Untuk kendaraan bisa mulai digunakan setelah di launching secara serentak seluruh Indonesia. Kemungkinan di tanggal 16 Mei 2026,” tambah Lukman Hakim menjelaskan linimasa program.

Sementara itu, Bupati Sadewo Tri Lastiono juga memberikan instruksi tegas bagi para pengurus desa. Ia meminta agar aset negara ini dikelola secara profesional dan transparan. Pihaknya berharap bantuan mobil operasional tahap II ini mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota koperasi.

“Saya berpesan kepada kepala desa serta pengurus KDKMP untuk bertanggung jawab secara profesional dengan memanfaatkannya untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat,” pungkas Sadewo.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here