Ratusan Atlet Muda Beradu Akurasi di POPDA Panahan Banyumas 2026

May 7, 2026
Deretan atlet pelajar putra dan putri membidik target dalam kejuaraan POPDA Panahan Banyumas 2026 di GOR Satria Purwokerto.

Sebanyak 129 pelajar dari tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Banyumas mengikuti kualifikasi POPDA Panahan Banyumas 2026 di Lapangan GOR Satria Purwokerto, Selasa (5/5), guna memperebutkan tiket menuju level provinsi. Turnamen yang berlangsung di Lapangan Panahan Komplek GOR Satria Purwokerto ini menjadi magnet bagi para atlet muda. Rinciannya terdiri dari 46 pelajar tingkat SD, 56 pelajar SMP, dan 27 pelajar SMA sederajat.

Para atlet tampak sangat fokus saat membidik target di tengah lapangan hijau tersebut. Selain itu, mereka harus menunjukkan performa terbaik demi menjaga peluang lolos ke tahapan selanjutnya. Oleh karena itu, konsistensi setiap bidikan menjadi kunci utama dalam memenangi kompetisi ini.

Sistem Kualifikasi dan Divisi Pertandingan

Ketua Pelaksana POPDA Cabang Panahan Kabupaten Banyumas, Yoga Prasetya Giri Saputra, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan gerbang awal menuju prestasi regional. Namun, para pemenang tidak langsung melenggang begitu saja ke tingkat provinsi.

“POPDA kali ini merupakan ajang kualifikasi POPDA Provinsi, jadi pemenang nanti berhak mengikuti seleksi ulang pada Kejurkab Panahan,” ujar Yoga Prasetya Giri Saputra.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa ada tiga kategori utama yang dipertandingkan dalam ajang POPDA Panahan Banyumas 2026 ini. Kategori tersebut meliputi Divisi Standar Nasional, Recurve, dan Barebow. Hal ini bertujuan agar pembinaan atlet tetap terfokus pada spesialisasi masing-masing divisi sejak dini.

Tantangan Regenerasi Atlet Pelajar

Selanjutnya, panitia menekankan bahwa kondisi fisik dan kesiapan mental menjadi prioritas utama. Pasalnya, jadwal antara Kejurkab dan kualifikasi provinsi sangat berdekatan. Oleh sebab itu, tim pemantau terus memastikan kondisi terbaik para atlet agar tetap prima saat bertanding nanti.

Yoga juga memberikan catatan penting mengenai aturan batasan usia bagi para peserta. “Pemenang Popda Kabupaten tidak otomatis maju Popda Provinsi mengingat peserta yang sekarang berada di kelas akhir, pada Popda mendatang sudah beda kelas,” tambahnya.

Sebagai contoh, siswa kelas 6 SD, 9 SMP, atau 12 SMA akan naik ke tingkatan sekolah yang berbeda saat jadwal tingkat provinsi tiba. Meskipun demikian, hal ini tidak menyurutkan semangat para peserta untuk memberikan hasil maksimal bagi sekolah mereka.

Komitmen Perpani Memajukan Olahraga

Melalui ajang ini, Pengkab Perpani Banyumas berharap bisa menemukan bibit-bibit potensial yang mampu mengharumkan nama daerah. Pihaknya pun berjanji akan terus memberikan wadah kompetisi yang berkelanjutan bagi para pelajar.

“Kami Perpani Banyumas berkomitmen untuk terus memajukan olahraga di Kabupaten Banyumas khususnya cabang Panahan,” pungkas Yoga. Dengan dukungan fasilitas di GOR Satria Purwokerto, diharapkan atlet panahan pelajar asal Banyumas mampu berbicara banyak di kancah nasional.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here