Dua anak muda asal Purwokerto berhasil menggabungkan keahlian peternakan dan strategi digital untuk mengakhiri kerumitan ritual aqiqah tradisional. Lewat terobosan layanan terpadu satu tempat, para orang tua muda kini tak perlu lagi kerepotan mengurus pemotongan hingga olahan Daging Aqiqah. Langkah berani ini langsung menyedot perhatian publik karena menyajikan kemudahan ibadah tanpa mengurangi keabsahan syariat.
Integrasi Satu Lokasi dari Kandang hingga Meja Makan
Layanan Jasa Aqiqah Purwokerto yang diusung oleh Oemah Aqiqah ini menghadirkan konsep One Stop Experience. Pendekatan inovatif tersebut menyatukan seluruh rangkaian proses produksi ke dalam satu ekosistem yang transparan dan higienis.
Inovasi ini lahir dari gagasan Fita Purwaningsih dan Galang Wicaksono. Mereka menggabungkan disiplin ilmu peternakan dengan pengalaman pemasaran digital untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.
“Melalui konsep One Stop Experience, kami mengintegrasikan seluruh lini produksi dalam satu lokasi untuk memberikan pengalaman ibadah yang utuh dan edukatif,” ujar Galang Wicaksono.
Setiap tahapan proses mendapatkan pengawasan ketat secara ilmiah dan medis. Pengelola memantau kesehatan ternak, Bobot Hewan, serta Pola Pakan Berkualitas secara empiris sebelum masuk ke fasilitas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) berstandar Halalan Thayyiban.
Setelah proses penyembelihan selesai, Dapur Cita Rasa langsung mengolah daging segar menggunakan resep autentik yang higienis.
Jamin Keabsahan Syariat Lewat Sistem Satu Panci
Integritas ibadah tetap menjadi pilar utama dalam operasional usaha keagamaan ini. Guna menjaga keabsahan ritual, pengelola menerapkan aturan ketat berupa sistem satu panci untuk satu pemilik aqiqah.
“Satu panci untuk satu sohibul aqiqah bukan sekadar persoalan teknis memasak, melainkan bentuk komitmen amanah kami untuk memastikan bahwa setiap daging dari hewan yang disembelih tidak bercampur dengan milik orang lain,” kata Fita Purwaningsih.
Langkah ini memberikan rasa tenang bagi para orang tua muda. Mereka mendapatkan kepastian penuh bahwa seluruh Daging Ternak yang disajikan benar-benar berasal dari hewan akikah milik buah hati mereka.
Perluas Jangkauan Layanan dan Berdayakan Peternak Lokal
Komitmen pelayanan ini tidak hanya berhenti di kawasan Purwokerto. Manajemen memperluas jangkauan operasional hingga mencakup seluruh wilayah Barlingmascakeb, yang meliputi Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, hingga Kebumen.
Untuk memanjakan konsumen, pengelola menyediakan fasilitas gratis ongkir ke seluruh wilayah tersebut. Langkah ini memastikan jarak tidak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah.
Selain fokus pada kemudahan konsumen, usaha ini juga mengusung misi keberdayaan ekonomi warga. Pengelola secara aktif merangkul tenaga kerja lokal dan menjalin kemitraan strategis dengan Peternak Rakyat setempat.
Sinergi berkelanjutan ini sukses menjaga Stabilitas Rantai Pasok ternak sekaligus menggerakkan roda Ekonomi Kerakyatan di Purwokerto.
