Banyumas, 21 Juli 2026 – Kantong kresek dan botol plastik bekas yang selama ini dibakar di pekarangan atau berakhir di Sungai Serayu kini punya nilai baru: bisa ditukar menjadi isi dapur.
Bertempat di Aula Balai Desa Tambaknegara, Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Konsorsium SOLUSI (GIZ Indonesia, Landscape Alliance, Yayasan KEHATI, dan SNV Indonesia) serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), resmi meluncurkan uji coba skema insentif penukaran sampah plastik dengan sembako, voucher makanan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Peluncuran ini ditandai dengan peresmian dashboard digital serta penyerahan alat timbang kepada Bank Sampah Mandirancan dan Bank Sampah Jitu di kawasan DAS Serayu, dengan dukungan penuh BAPPERIDA Kabupaten Banyumas.
Kepala BAPPERIDA Kabupaten Banyumas, Dedy Noerhasan, menegaskan bahwa program ini adalah langkah nyata menghubungkan agenda pembangunan daerah dengan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah plastik.
Program ini merujuk pada studi SNV 2025 yang mengidentifikasi tantangan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga, khususnya di daerah pedesaan DAS Serayu yang belum terjangkau layanan persampahan. Letak geografis Banyumas yang dilintasi Sungai Serayu menuju Samudra Hindia menjadikan pengelolaan sampah rumah tangga sangat krusial guna mencegah kebocoran sampah plastik dari darat ke laut.
Melalui Skema Insentif Cerdas, nasabah KSM dan Bank Sampah dapat menukarkan sampah plastik terpilah dengan paket sembako. Mekanisme ini didukung pencatatan digital, coaching clinic, kompetisi bulanan, dan aksi bersih sungai. Inisiatif ini juga dirancang untuk menarik pihak swasta melalui skema Public Private Community Partnership (PPCP).
Keberhasilan program akan diukur dari penambahan nasabah, volume penimbangan, retensi, hingga edukasi konten, dengan tujuan utama mencegah pencemaran badan air, khususnya Sungai Serayu. Seluruh tahapan dipantau langsung oleh Pokja SOLUSI, BAPPERIDA, Sekda, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.
