BANYUMAS – Komitmen untuk mencetak generasi muda kreatif yang mandiri dan mampu membuka lapangan kerja baru terus diperkuat di Kabupaten Banyumas. Langkah strategis ini diwujudkan melalui ruang diskusi interaktif bersama Gerakan Solusi Indonesia yang menghadirkan pelaku usaha sukses di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (17/7).
Forum ini menjadi wadah pertemuan inklusif anak-anak muda. Mereka mendapatkan ruang diskusi terbuka untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperluas wawasan. Istimewanya, acara ini menghadirkan kombinasi narasumber dari jajaran pejabat nasional, praktisi hukum, perbankan, hingga pelaku usaha lokal yang sukses.
Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memicu lahirnya ide-ide besar. Pemerintah Kabupaten Banyumas pun menyambut baik inisiatif tersebut sebagai langkah nyata membangun daerah.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pemuda
Dalam sambutannya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memompa semangat para peserta agar berani mengambil peran perubahan. Beliau menegaskan bahwa batasan usia bukanlah sebuah halangan untuk mulai berkarya.
“Jangan pernah merasa bahwa usia muda membuat kalian belum mampu berbuat banyak. Justru banyak perubahan besar lahir dari keberanian anak-anak muda yang mau mencoba dan belajar,” ujar Sadewo Tri Lastiono saat memberikan motivasi.
Selanjutnya, Pemkab Banyumas berkomitmen penuh untuk memfasilitasi kreativitas generasi muda. Komitmen kuat ini sejalan dengan arah Trilas Program Banyumas yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan ekonomi masyarakat. Alhasil, sinergi ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak entrepreneur baru dan pengusaha muda Banyumas.
Integritas dan Karakter Generasi Bangsa
Selain urusan ekonomi kreatif Banyumas, aspek hukum juga menjadi sorotan utama dalam diskusi anak muda Purwokerto ini. Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto, Slamet Jaka Mulyana, mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan moralitas yang kokoh.
“Sebab bangsa yang kuat tidak hanya dibangun oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter dan integritas warganya,” tutur Slamet Jaka Mulyana di hadapan peserta.
Lebih lanjut, beliau mengajak para pemuda untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan dengan tetap menjadi pemuda taat hukum. Melalui ruang diskusi ini, narasumber nasional Banyumas seperti Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi turut memberikan perspektif strategis mengenai masa depan penegakan hukum di tangan generasi baru.
Inspirasi Nyata dari Pelaku Usaha Lokal
Tidak kalah menarik, roadshow GSI Banyumas ini juga membagikan bukti nyata kesuksesan dari bawah lewat kehadiran local hero Banyumas. Salah satunya adalah Akhmad Sobirin, seorang petani milenial Banyumas yang berhasil membuktikan bahwa sektor agraris mampu tampil modern dan menjanjikan. Bersama dengan pendiri Otim Group Indonesia, Mohamad Nurhotim, mereka membagikan kisah perjuangan merintis bisnis hingga mampu membuka banyak lapangan kerja baru.
Rangkaian acara ini mempertegas peran penting Gerakan Solusi Indonesia dalam menjembatani potensi lokal dengan wawasan nasional. Melalui forum ini, para pemuda Banyumas kini memiliki bekal yang lebih matang untuk menjadi motor penggerak kemajuan bangsa di masa mendatang.
