Layanan kesehatan hingga penyaluran bantuan sosial warga Kabupaten Banyumas resmi berpindah tangan setelah Bupati Sadewo Tri Lastiono mendadak mengocok ulang jajaran pejabat Pemkab pada Jumat (18/9/2026). Keputusan strategis ini diambil demi memastikan program prioritas daerah tidak berhenti di tengah jalan.
Daftar Kepala Dinas Baru Pemkab Banyumas
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut pada Jumat pagi. Acara yang berlangsung di Pendopo Si Panji Purwokerto ini merotasi sebanyak 290 Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Kepala BKPSDM Kabupaten Banyumas Eko Prijanto membeberkan rincian pegawai yang mengemban posisi baru usai acara pelantikan. Empat orang di antaranya resmi mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
“Satu orang dilantik menjadi administrator, 282 dilantik pada jabatan fungsional tertentu, dan ada juga 3 pegawai yang diangkat dari CPNS menjadi PNS,” ujar Eko Prijanto.
Berikut daftar empat pejabat tinggi pratama yang menempati posisi baru per Jumat (18/9/2026):
- Agus Anggraito mengemban amanat sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana.
- dr. Widyana Grehastuti menduduki posisi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
- dr. Dani Esti Novia menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
- Wilopo Untung Handoyo mengisi posisi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah.
Instruksi Ketat Penggunaan Anggaran 2026
Perubahan formasi ini bertujuan agar fungsi pemerintahan berjalan lebih efektif mulai semester kedua tahun ini. Pemkab Banyumas menuntut seluruh lini organisasi mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas meski menghadapi berbagai keterbatasan.
Penataan jabatan menjadi langkah penting untuk memastikan setiap posisi terisi oleh figur yang tepat. Bupati menegaskan bahwa setiap pejabat baru harus langsung menguasai tugas pokok masing-masing tanpa menunda waktu.
“Saya berharap, dengan penempatan dan pengisian jabatan ini, setiap fungsi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ujar Sadewo Tri Lastiono.
Sadewo menambahkan bahwa setiap jabatan memiliki tanggung jawab berbeda namun memikul tujuan yang sama. Seluruh pejabat wajib menjaga agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
“Karena itu, saya minta agar setiap saudara memahami betul tugas dan tanggung jawabnya, mengawal program yang menjadi bagiannya, dan menjaga agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tegas Sadewo Tri Lastiono.
Selain melantik pejabat, Bupati memberikan peringatan tegas mengenai penyerapan anggaran tahun 2026. Setiap perangkat daerah wajib memaksimalkan sisa anggaran yang ada untuk menuntaskan program prioritas hingga akhir tahun.
“Setiap perangkat daerah perlu memastikan apa yang menjadi target tahun ini benar-benar dikerjakan dan diselesaikan. Jangan sampai waktu dan anggaran yang tersedia tidak dimanfaatkan secara optimal,” pungkas Sadewo Tri Lastiono.
Penulis: Kartika Nur Maulida
