UNGARAN – Atlet panahan junior asal Kabupaten Banyumas, Reza Gibran Pahlevi, sukses menyapu bersih enam medali emas dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Junior Jawa Tengah 2026 di Stadion Wujil, Ungaran, baru-baru ini. Pemanah masa depan ini mendominasi total seluruh nomor lomba pada kategori U-13, mulai dari babak kualifikasi hingga eliminasi.
Keberhasilan luar biasa ini sekaligus mengunci tiket emas bagi Gibran untuk melaju ke tingkat nasional. Berdasarkan jadwal resmi, ia akan mewakili daerahnya dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Kudus pada Juli mendatang.
Borong Enam Medali Emas Panahan Junior U-13
Pada kompetisi ketat tersebut, atlet yang akrab disapa Gibran ini turun di kategori panahan junior U-13. Hebatnya, ia tidak menyisakan satu pun medali emas untuk kompetitor lain. Pemanah berbakat ini memenangi seluruh nomor, mulai dari babak kualifikasi hingga eliminasi.
Secara rinci, Gibran merebut emas dari Kualifikasi Sesi 1, Kualifikasi Sesi 2, dan Kualifikasi Total Sesi 1 dan 2. Selanjutnya, ia juga menduduki podium pertama pada nomor Eliminasi Individu, Eliminasi Mix Team, serta Kategori Beregu. Ketangguhan performa ini membuktikan bahwa Reza Gibran Pahlevi panahan merupakan kombinasi bakat yang luar biasa.
Pelatihnya memuji konsistensi serta ketahanan mental Gibran selama bertanding di lapangan. Waktu persiapan yang maksimal setelah menyelesaikan ujian sekolah turut menjadi faktor penentu kemenangan mutlak ini.
“Gibran merupakan atlet yang rajin dan bersemangat dalam berlatih. Apalagi dia kemarin sudah selesai ujian jadi banyak waktu berlatih sehingga berhasil meraih 6 medali, dengan didukung mental yang bagus dalam berlatih,” ujar Coach Yoga Prasetya Giri Saputra.
Dedikasi Orang Tua dan Persiapan Menuju Kejurnas
Di balik kilau medali emas Kejurprov Jateng tersebut, ada pengorbanan besar dari pihak keluarga. Orang tua Gibran, pasangan Aipda Nugroho Ragil Saputra dan Asanti, secara konsisten mengawal perkembangan sang putra di Club Singa Muda Banyumas (SIMBA) Karanggintung. Mereka mendampingi proses latihan keras Gibran yang berlangsung hampir setiap hari.
“Kami mengorbankan waktu sepenuhnya untuk mengantar dan menunggu anak saya dalam berlatih yang hampir setiap hari, siang hari hingga petang di club,” ujar Asanti, Ibunda Gibran.
Oleh karena itu, manajemen waktu yang disiplin kini menjadi modal utama Gibran menjelang laga selanjutnya. Pengurus cabang olahraga terkait pun optimistis sang atlet mampu mempertahankan performa terbaiknya di level yang lebih tinggi.
Saat ini, fokus utama Gibran langsung beralih pada persiapan hasil Kejurprov Jateng 2026 menuju Kejurnas di Supersoccer Arena, Kudus. Kompetisi bergengsi tersebut bakal berlangsung pada tanggal 22–29 Juli 2026 mendatang. Pelatih menilai peluang Gibran untuk kembali mengukir prestasi emas sangat terbuka lebar.
“Gibran mempunyai kans besar untuk meraih prestasi pada kejurnas nanti,” ujar Coach Yoga Prasetya Giri Saputra.
