Sambut GenZu 2026, Rektor UIN Saizu Tegaskan PBAK Jadi Gerbang Transformasi Mahasiswa

August 21, 2026

Selamat Datang GenZu 2026: PBAK UIN Saizu Jadi Gerbang Transformasi Siswa Menjadi Mahasiswa

PURWOKERTO — Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi menyambut kedatangan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Mengusung identitas Generasi Saizu (GenZu) 2026, ribuan mahasiswa baru ini bersiap memasuki babak baru dunia akademik yang ditandai dengan gelaran Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Saizu 2026 pada 18 hingga 19 Agustus 2026.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, menegaskan bahwa PBAK bukan sekadar agenda seremonial tahunan belaka. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan pintu gerbang esensial bagi mahasiswa baru untuk mengenali dan menyelami ekosistem perguruan tinggi secara komprehensif.

“PBAK merupakan gerbang awal mahasiswa untuk memasuki kultur akademik dan kemahasiswaan. Di sini mahasiswa mulai mengenal lingkungan kampus, sistem pendidikan, organisasi, sekaligus nilai-nilai yang harus menjadi bagian dari kehidupan mereka sebagai mahasiswa,” ujar Prof. Ridwan saat memberikan sambutannya.

Dari Pola Pikir Siswa Menuju Kemandirian Mahasiswa
Prof. Ridwan menyoroti bahwa transisi dari jenjang sekolah menengah menuju perguruan tinggi menuntut perubahan yang mendasar. Perubahan status ini tidak sekadar pergantian istilah, melainkan menuntut transformasi pola pikir, sikap, tingkat tanggung jawab, hingga cara pandang dalam menyelesaikan berbagai persoalan.


Jika di bangku sekolah peserta didik masih mendapat pendampingan intensif dari guru, maka kehidupan kampus menuntut kemandirian yang jauh lebih tinggi. Mahasiswa dituntut pandai mengatur waktu, menentukan prioritas, mengambil inisiatif, serta bertanggung jawab penuh atas pilihan akademik maupun sosial yang diambil.

  •  Kemandirian & Keberanian: Mahasiswa harus memiliki keberanian untuk belajar, aktif bertanya, berdiskusi, serta mengembangkan gagasan inovatif.
  • Sikap Kritis yang Konstruktif: GenZu 2026 didorong untuk tidak sekadar menolak atau mempertanyakan sesuatu, melainkan mampu membaca persoalan secara mendalam, memverifikasi informasi secara objektif, serta menawarkan solusi solutif.
  • Adaptasi Teknologi & Zaman: Menghadapi arus informasi dan teknologi yang deras, mahasiswa dituntut aktif, kreatif, moderat, namun tetap berpegang teguh pada tanggung jawab moral.

Menyeimbangkan Akademik dan Pengalaman Organisasi Lebih lanjut, Rektor mengingatkan agar para mahasiswa baru tidak hanya berorientasi pada pengejaran nilai akademik semata. Kapasitas diri perlu dibangun secara utuh melalui perluasan wawasan, kreativitas, serta peningkatan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim.

UIN Saizu Purwokerto menyediakan ruang pembelajaran yang luas melalui berbagai organisasi kemahasiswaan dan komunitas kampus. Menurut Prof. Ridwan, wadah organisasi tersebut dapat berfungsi sebagai laboratorium sosial untuk mengasah kepemimpinan dan manajemen waktu.

Meski demikian, ia mengingatkan agar aktivitas organisasi tetap berjalan seimbang dengan kewajiban utama di bidang akademik. Keduanya dinilai saling melengkapi: akademik membangun fondasi keilmuan, sementara organisasi menempa kematangan sosial.

Transformasi Menuju Generasi Unggul dan Berkarakter Hakikat pendidikan tinggi, imbuh Prof. Ridwan, adalah proses transformasi diri. Mahasiswa datang dengan latar belakang beragam, dan diharapkan lulus sebagai pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, matang secara emosional, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap problem kemasyarakatan.

Menutup rangkaian pesannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar mahasiswa baru.
“Selamat datang GenZu 2026 di UIN Saizu Purwokerto. Mulailah perjalanan akademik ini dengan semangat dan optimisme. Kembangkan potensi, perluas pengalaman, bangun jejaring, dan persiapkan diri menjadi generasi unggul yang mampu memberikan kontribusi bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” pesan Prof. Ridwan.

Momentum PBAK 2026 ini diharapkan mampu mengantarkan GenZu 2026 bertransformasi menjadi pembelajar mandiri, penggerak perubahan (agent of change), hingga pencipta karya nyata bagi kemajuan bangsa, sejalan dengan semangat Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Kategori:
ARTIKEL · ZOOM


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here