Wakil Dekan Fisip: Soal Kekerasan Seksual, Nanti Kita Klarifikasi Dulu

December 10, 2021
112
Views

INFO.PURWOKERTO – Mencuatnya kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus FISIP Unsoed menjadi buah bibir di kalangan masyarakat maya. Hal ini pun langsung mendapatkan respons dari Wakil Dekan III FISIP, Dr Tri Wuryaningsih MSi.

Menurutnya, jajaran dekanat akan mengikuti keputusan dari pihak lebih tinggi, dalam hal ini universitas. Sebab, sejauh ini, universitas sudah memberikan pernyataan resmi bahwa mereka akan ambil tindakan tegas terkait kasus ini.

“Ada aturannya, soal kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, nanti penanganannya kita ikut aturan itu,” kata dia.

Meski demikian, wanita yang juga dikenal sebagai aktifis melawan kekerasan berbasis gender ini mengakui, keputusan baru bisa diambil setelah fakta-fakta yang ada sudah diluruskan.

“Harus diluruskan dulu, korban belum melapor, kami yang di Fisip juga belum dengar apa-apa, tau-tau jebret sudah di media,” ujar Tri Wuryaningsih.

Ia mengaku belum mengetahui detil soal kejadian tersebut. “Korban juga belum tahu,” kata dia.

Ia menambahkan, universitas akan menindaklanjuti kasus ini dengan mengklarifikasi korban dan pelaku.

“Nanti keputusannya apa tinggal kita ikuti,” ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Kabar tentang kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali mencuat. Terkini, kabar tersebut muncul setelah Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unsoed mengeluarkan surat resmi terhadap salah seorang pengurusnya, RCT.

Dalam surat tersebut, KOMAHI Unsoed dengan tegas memberikan surat peringatan ketiga (SP-3) sekaligus surat pemutusan hubungan keanggotaan KOMAHI periode 2021/2022. Hal ini dilakukan karena yang bersangkutan dinilai melakukan pelanggaran berat. Ia pun diberhentikan secara tidak terhormat.(pan)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Besar ukuran file maksimal: 64 MB.
File yang dapat diunggah: image, audio, video, .
Tautan ke YouTube, Facebook, Twitter, dan layanan lain yang dimasukkan ke dalam teks komentar akan otomatis disematkan.