Akses Jalan Tepi Sawah Sumpiuh Mulus, 100 Pedagang Diserbu Warga

August 5, 2026
Kondisi jalan aspal mulus di tepi sawah Sumpiuh Banyumas dengan deretan pedagang di pinggir jalan.

Ruas jalan sempit di tepi sawah kawasan Sumpiuh yang dulunya ditakuti pengendara kini mendadak berubah menjadi pusat ekonomi baru. Ratusan warga langsung memadati lokasi tersebut setiap sore setelah proyek rekonstruksi aspal sepanjang 1,5 kilometer resmi rampung diselesaikan.

Mendorong Ekonomi dan Wisata Sore Warga

Kehadiran jalan aspal mulus ini langsung memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Setiap pagi dan sore hari, kawasan tepi sawah ini berubah menjadi ruang publik baru tempat warga berkumpul sekaligus berburu kuliner.

Camat Sumpiuh, Pujar Seno, mengungkapkan bahwa jalur ini sebelumnya berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Pengendara kendaraan roda empat kerap kesulitan melintas akibat permukaan jalan yang sempit dan bergelombang.

“Sebelum jalan ini dikerjakan itu kondisinya sangat susah untuk dilalui, apalagi untuk mobil. Jalannya bergelombang dan sempit,” ujar Pujar Seno di lokasi peresmian.

Pujar menambahkan, kini sekitar 100 pedagang telah memadati kawasan tersebut untuk mengais rezeki. Kehadiran para pedagang tidak hanya mendongkrak pendapatan warga, tetapi juga memberikan pemasukan bagi pihak desa melalui pengelolaan kebersihan kawasan.

“Dengan jadinya jalan ini, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Jadi tempat favorit warga untuk menikmati sore hari, banyak para pedagang di sini ya mungkin hampir 100 pedagang,” lanjut Pujar.

Pangkas Jalur Macet dan Urat Nadi Pertanian

Selain menjadi spot aktivitas ekonomi baru, jalan sepanjang 1,5 kilometer ini memegang peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah. Jalur ini menghubungkan Desa Pandak di Kecamatan Sumpiuh dengan Desa Sibalung di Kecamatan Kemranjen.

Keberadaan jalan baru ini efektif mengurai kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di jalan utama. Para pengguna jalan kini memiliki opsi rute alternatif yang jauh lebih cepat, aman, dan nyaman.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

“Saya berharap, dengan kondisi jalan yang sudah lebih baik, para petani akan semakin mudah membawa hasil panen ke pasar, dan distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat,” kata Bupati Sadewo Tri Lastiono saat meresmikan proyek tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa akses jalan ini menjadi urat nadi penting bagi pasokan benih, pupuk, dan mobilitas sektor pertanian lokal. Oleh karena itu, Bupati mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat fasilitas umum yang dibangun menggunakan dana publik tersebut.

Berkah Bagi Masyarakat Desa

Apresiasi tinggi turut mengalir dari pihak pemerintah desa dan warga setempat. Kepala Desa Pandak, Abas Wahyudi, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas selesainya pembangunan jalur vital ini.

“Atas nama Pemerintah Desa Pandak, lembaga desa, dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terealisasinya pembangunan jalur ini,” tutur Abas Wahyudi.

Pembangunan jalan yang selesai tepat waktu dalam durasi lima bulan pengerjaan ini menjadi pendorong semangat baru bagi warga. Kini, masyarakat dapat memanfaatkan infrastruktur yang memadai untuk meningkatkan produktivitas harian dan memajukan perekonomian desa secara berkelanjutan.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here