TMMD Banyumas 2026 Targetkan Proyek Jalan dan Jembatan di Cirahab Rampung 30 Hari

July 18, 2026
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyerahkan sekop secara simbolis kepada personel Linmas saat pembukaan TMMD Banyumas 2026 di Desa Cirahab, Lumbir.

Sebanyak 180 personel gabungan diterjunkan untuk menuntaskan pembangunan jalan beton dan jembatan penghubung antarwilayah di Desa Cirahab, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Proyek infrastruktur perdesaan Banyumas ini resmi dimulai selama sebulan penuh setelah dibuka oleh Bupati Sadewo Tri Lastiono, Rabu (15/7/2026).

Sekretaris TMMD Sengkuyung Tahap III Warih Wiono menjelaskan bahwa program infrastruktur perdesaan Banyumas ini melibatkan sebanyak 180 personel. Ratusan personel gabungan tersebut akan fokus membangun Desa Cirahab, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Pihaknya menargetkan pelaksanaan pembangunan fisik dan nonfisik ini selesai dalam waktu 30 hari. Oleh karena itu, seluruh pengerjaan TMMD Sengkuyung Cirahab mulai berjalan sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 mendatang.

Selanjutnya, sasaran fisik utama dalam TMMD Banyumas 2026 ini berfokus pada pembukaan akses transportasi. Tim di lapangan membangun jalan rabat beton sepanjang 665 meter dengan lebar 3 meter. Selain itu, petugas juga mendirikan satu unit jembatan berukuran panjang 9 meter dan lebar 3 meter. Pembangunan infrastruktur penunjang lain meliputi dua titik talud sepanjang 30 meter serta tiga unit plat beton.

Sinergi Lintas Sektor di TMMD Sengkuyung Cirahab

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun daerah perdesaan. “Melalui kebersamaan inilah, visi Banyumas yang produktif mampu mengoptimalkan potensi menjadi sumber pertumbuhan, adil dengan hasil pembangunan dirasakan semua pihak tanpa terkecuali, dan sejahtera dengan meningkatnya kualitas hidup dapat tercapai,” ujar Sadewo saat membuka acara.

Kemudian, program lintas sektoral ini juga menyasar perbaikan kualitas hidup masyarakat secara langsung. Pemerintah daerah menggandeng Baznas Kabupaten Banyumas untuk membiayai pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di samping itu, PMI Kabupaten Banyumas menyokong pembangunan lima unit jamban keluarga guna memperbaiki sanitasi lingkungan warga. Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas bergerak sebagai koordinator untuk menyelenggarakan berbagai penyuluhan nonfisik.

Komitmen Merawat Infrastruktur Perdesaan Banyumas

Bupati Sadewo menambahkan bahwa akses jalan yang memadai akan membawa dampak domino bagi kesejahteraan warga. Menurutnya, pembangunan fasilitas ini mempercepat distribusi hasil pertanian serta mempermudah masyarakat menjangkau layanan kesehatan. Lebih lanjut, infrastruktur baru ini diyakini mampu menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perdesaan.

Namun, kepala daerah juga mengingatkan warga agar tidak abai setelah proyek fisik ini selesai. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyengkuyung pelaksanaan TMMD ini. Mari kita bergotong royong, saling membantu, dan bersama-sama menjaga setiap hasil pembangunan yang telah dititipkan,” ujar Sadewo di akhir sambutannya. Melalui sinergi yang kuat, TNI dan pemerintah daerah berharap kemanunggalan ini dapat mewujudkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Banyumas.

Kategori:
ARTIKEL


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The maximum upload file size: 64 MB. You can upload: image, audio, video, document, spreadsheet, interactive, text, archive, code, other. Links to YouTube, Facebook, Twitter and other services inserted in the comment text will be automatically embedded. Drop file here